Pages

Tuesday, April 27, 2010

Rosulullah SAW Menolak Pegunungan Emas, Permata

Rasulullah baru saja selesai berzikir dan berdo’a ketika fatimah datang.

“Assalamu’alaika ya Rasulullah,” salam fatimah dari luar. Rasulullah segera membukakan pintu.

“Alaiki salam, kau rupanya Fatimah,” jawab Rasulullah gembira. Wajahnya selalu berseri setiap kali menyambut kedatangan putrinya itu. Dipeluknya Fatimah dengan penuh kasih sayang. Sesudah beberapa saat, Rasulullah menangkap ada kedukaan di wajah putri yang amat dicintainya itu.

“Ada apa, putriku?” tanya Rasulullah.

“Ya Rasulullah, sudah berhari-hari kami sekeluarga kelaparan. Tidak ada makanan yang kami punya,” sahut Fatimah.

Rasulullah tersenyum.

“Kemarilah, duduk di dekat Ayah,” kata Rasulullah seraya mengulurkan tangannya. Fatimah mendekat. Rasulullah memegangi tangan Fatimah. Didekatkannya tangan Fatimah ke perut Rasul.

Fatimah tersentak. Ada batu-batu di balik jubah ayahnya.

Fatimah mengangkat wajah menatap Rasulullah.

“Ayahanda…..” Tak kuasa Fatimah melanjutkan kata-katanya. Air matanya seolah menyekat tenggorokannya. Bila Rasulullah meletakkan batu-batu itu di perutnya, berarti Rasulullah dalam keadaan yang sangat lapar. Batu-batu itu untuk mengganjal agar rasa lapar tidak terlalu menyakitkan.

Rasulullah tersenyum kepada putri kesayangannya.

“Maafkan Ayah, Nak, di rumah ini pun tidak ada yang bisa dimasak,” kata Rasulullah.

Melihat senyum ayahnya yang begitu indah, Fatimah menjadi tenang. Segera ia menghapus air matanya.

(Photo) 
 
Ia sangat malu sudah mengeluhkan kesusahannya. Padahal, ayahnya sendiri dalam keadaan susah. Bagi putri Rasulullah tidak baik merasa dirinya susah. Ya! Karena ia putri seorang Nabi.

Fatimah pun pulang ke rumahnya dengan perut yang tetap lapar, namun hatinya begitu bahagia.

Setelah Fatimah pulang, Rasulullah membaringkan badannya di atas sehelai tikar. Baru beberapa saat beliau memejamkan mata, terdengar suara orang mengetuk pintu. Rasulullah pun bangkit membuka pintu. “Sahabatku Umar, masuklah,” kata Rasul. Umar terkejut memandangi wajah Rasul yang tampak pucat.

“Ya Rasulullah, apakah kau sakit?” tanya Umar. Rasul menggeleng sambil tersenyum. Senyum itu segera menghapus keletihan di wajahnya.

“Duduklah!” Rasulullah mempersilakan Umar duduk diatas tikar yang tersedia. Umar baru mengetahui kalau ia sudah menganggu tidur Rasulullah. Tampak jelaslah bekas anyaman tikar di wajah Rasulullah. Beginikah tempat berbaring Rasul Allah itu? Tikar itu sudah usang. Selain benda itu, tidak ada lagi perabotan yang lainnya.

Hati Umar sedih.

“Ya Rasulullah,” katanya menahan duka,”kenapa hidupmu begitu kekurangan? Raja dan kaisar hidup dalam kesenangan dan kemewahan. Anda, Nabi dan Rasul yang besar. Kenapa menjalani hidup semiskin ini?” kata Umar dengan mata berkaca-kaca.

Rasulullah segera memotong perkataan Umar.

“Wahai Umar! Apakah jika aku tidak memiliki harta dan hidup mewah, berarti suatu kerugian bagiku? Apakah hanya karena benda-benda duniawi kita merasa kaya dan beruntung? Semua itu bukanlah sesuatu yang pantas dibandingkan,”jelas Rasulullah. Umar termangu. Tidak membantah perkataan Rasul. “Ketahuilah, suatu hari israfil datang kepadaku, menawarkan dua pilihan. Aku disuruh memilih apakah ingin menjadi nabi dan raja, atau menjadi nabi dan hamba? Lalu aku memilih menjadi nabi dan hamba,” kata Rasulullah.

Ya, Rasulullah telah memilih menjadi seorang Nabi yang tidak punya kekuasaan dalam pemerintahan. Beliau tetap rendah hati meskipun memiliki umat yang mendiami bumi ini.

“Seumpama ketika itu aku memilih menjadi nabi dan raja. Sudah pasti gunung-gunung akan berubah menjadi emas dan permata bagiku,” kata Rasul.

Umar terdiam, penuh ketakjuban terhadap sikap mulia Rasulullah.

Sumber : Yusuf Mansur Network

Friday, April 23, 2010

TUHAN 9 CENTI

 Karya : Taufik Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na'im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil 'ek-'ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na'im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu'ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii'atun bi mukayyafi al hawwa'i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu 'alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku' dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

Thursday, April 22, 2010

5 Alasan Wanita Tidak Mandiri secara Finansial




Untuk permasalahan keuangan, boleh dibilang para kaum hawa tidak memiliki kompetensi yang sepadan. Hasil survey Citibank Indonesia dalam Citi Fin-Q (Financial Quotient) 2009 yang melibatkan responden wanita menunjukkan bahwa separuh wanita Indonesia tidak mempunyai rencana keuangan. Sebagian yang telah mempunyai rencana pun belum tentu melaksanakan rencana keuangannya.


Mengapa wanita Indonesia belum mandiri secara finansial? Berikut 5 alasan utama:

1. Terbuai asmara
Pada umumnya, saat memasuki jenjang pernikahan, wanita mempersilakan pria untuk bertanggung jawab soal keuangan. Banyak wanita yang diajarkan, bahkan bercita-cita untuk bergantung semata pada pasangannya. Kaum pria sering dianggap lebih memiliki kemampuan untuk memperoleh penghasilan dan bertahan dalam kondisi sulit (survive), sementara wanita tidak.

Dalam beberapa kebiasaan ataupun tradisi yang dianut di Indonesia, wanita dituntut untuk menurut saja pada suami dengan imbalan proteksi dari segi keuangan. Ketergantungan ini membuat wanita tidak siap jika pasangan mereka kehilangan pekerjaan, mengalami kecelakaan, atau meninggal dunia sehingga menyebabkan seorang istri harus mengasuh dan membesarkan anak seorang diri.

Untuk itu, agar mampu bertahan hidup di zaman sekarang, wanita semakin dituntut untuk mandiri dan saling mendukung dalam kehidupan berkeluarga.

2. Terlalu muda untuk menabung
Pada saat masih berusia muda, umumnya wanita tidak menaruh prioritas untuk menabung demi masa depan. Wanita lebih mementingkan pengeluaran untuk memperbaiki penampilan dan memperoleh hal-hal yang tidak dimilikinya saat masa kanak-kanak. Kecenderungan ini pada akhirnya menjurus pada kebiasaan belanja kompulsif. Dengan berjalannya waktu, jumlah pengeluaran semakin meningkat dan semakin sulit untuk menciptakan kebiasaan menabung.

Hal yang terbaik untuk mengajarkan nilai uang pada generasi muda adalah dengan memberikan kesempatan pada mereka untuk mulai bekerja selepas usia remaja, dan membiasakan mengelola keuangan pribadi.

3. Tergoda belanja dan terlilit utang
Iklan dan promosi untuk kecantikan, fashion, dan kebutuhan rumah tangga semakin meningkatkan selera belanja wanita. Hal ini membuat para wanita merasa bahwa mereka memiliki kendali terhadap pengeluaran, tetapi sayangnya belanja kompulsif ini semakin menggali utang lebih dalam.

4. Terintimidasi sukses 
Walaupun tingkat penghasilan wanita cenderung lebih rendah daripada pria, kaum wanita terus memperjuangkannya di dunia kerja. Namun, kesuksesan di dunia kerja dapat membawa keretakan pada hubungan rumah tangga. Wanita yang memiliki penghasilan lebih tinggi dari pasangan, tangkas menangani pengeluaran, dan mengendalikan uang rumah tangga sering dianggap agresif dan tidak feminin, baik di mata laki-laki maupun sesama wanita. Untuk menjaga hubungan rumah tangga, sejumlah wanita merelakan hak finansialnya demi keutuhan keluarga.

5. Terdorong untuk membantu orang lain
Wanita selalu mengutamakan suami, anak, orangtua, anggota keluarga, bahkan orang-orang yang tidak mampu. Membantu orang lain memberikan rasa bermanfaat dan rasa senang karena telah berbuat baik pada orang lain. Terkadang wanita melupakan dirinya sendiri sehingga pengeluaran untuk orang lain terus berjalan, dan hal ini sangat berbahaya jika ia dan keluarga terlilit utang.

Untuk melanjutkan semangat Kartini guna menciptakan kemandirian wanita Indonesia, maka seyogianya wanita memerhatikan pengelolaan keuangan. Perlu dilakukan skala prioritas dalam mengatur pengeluaran sehari-hari sehingga sebisa mungkin mementingkan fungsi daripada sekadar gengsi. Wanita perlu menanam kebiasaan menabung dan berinvestasi, menyiapkan dana darurat dan hidup seimbang dengan mementingkan kebutuhan pribadi dan keluarga.

Kemandirian finansial bukan sebatas tidak bergantung pada pasangan, melainkan juga memahami bahwa wanita dapat mengelola finansial secara mandiri. Selamat Hari Kartini!

Sumber : http://female.kompas.com/

Tuesday, April 13, 2010

11 Most Romantic Places In Indonesia


Indonesia’s natural beauty is no doubt, one of world’s best. We have selected 11 most romantic sites in Indonesia for you guys to explore.

keindahan alam Indonesia tidak diragukan lagi, salah satu yang terbaik di dunia. Kami telah memilih 11 lokasi paling romantis di Indonesia untuk kalian bereksplorasi.


1.Bintan Island, Riau
Bintan Island is located in Riau Islands province, the atmosphere on this island is so enchanting . Sparkling white sand, blue water, and trees are the combination that makes this island so worth-visiting. On this island there are many resorts available for rent for your honeymoon, private beach, diving tours, as well as culinary tourism can be an alternative during their honeymoon.

Pulau Bintan terletak di Provinsi Kepulauan Riau, suasana di pulau ini sangat memikat. Pasir putih yang berkilau, air biru, dan pohon-pohon adalah kombinasi yang membuat pulau ini sangat layak untuk dikunjungi. Di pulau ini terdapat resort yang siap disewa untuk bulan madu Anda, pantai pribadi, wisata menyelam, serta wisata kuliner bisa menjadi alternatif selama bulan madu.


2. Kaliurang, Yogyakarta (best site to view Mt. Merapi)
Kaliurang is 28 kilometers north of Yogyakarta city, exactly in the hamlet of Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman. Take the hike to the top of Plawangan hill, and you will see splendid eye-teaser around you.

Kaliurang berada di 28 kilometer utara kota Yogyakarta, tepatnya di Dusun Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman. Pergilah mendaki ke puncak bukit Plawangan, dan Anda akan melihat pemandangan bagus yang menggoda mata di sekitar Anda.


3. Senggigi Beach, Lombok
This beach is located on the west coast of Lombok, has green scenery and  stunning underwater. The waves are not too big, of course, will add honeymoon romance.

Pantai ini terletak di pantai barat Lombok, memiliki pemandangan yang hijau dan  pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Ombak tidak terlalu besar, tentu saja ini akan menambah romantis bulan madu anda.

4. Moyo Island, West Nusa Tenggara
If you want to really feel the world only for you two , come to Moyo Island in West Nusa Tenggara, as a honeymoon site. The area is still quiet and original, but facilities are widely available. There are cottages that provide various facilities. In addition to the white sand, there are coral reef fish, waterfalls and natural pools.

Jika Anda benar-benar ingin merasa dunia hanya untuk kalian berdua, datang ke Pulau Moyo di Nusa Tenggara Barat, sebagai tujuan bulan madu. Daerah ini masih sepi dan asli, tetapi fasilitas yang tersedia cukup banyak. Ada sebuah cottage yang menyediakan berbagai macam fasilitas. Selain pasir putih, ada terumbu karang ikan, air terjun dan kolam renang alami.


5. Ubud Village, Bali
The village is famous for its culture and natural beauty. Here, you and your partner will feel the peace of soul and body with a view of green mountains and beautiful fields storey. The village is also believed to deliver inspirations to its visitors.

Desa ini terkenal karena budaya dan keindahan alamnya. Di sini, Anda dan pasangan Anda akan merasakan ketenangan jiwa dan tubuh dengan pemandangan gunung yang hijau dan sawah bertingkat yang indah. Desa ini juga diyakini dapat memberikan inspirasi kepada pengunjungnya.


6. Bunaken, Manado, North Sulawesi
This islands of Bunaken Marine Park are so exotic. This marine park has the largest marine biodiversity in the world. Come to Bunaken with your partner, then discover the beauty of the underwater of Bunaken . 

Pulau dari Taman Laut Bunaken ini sangat eksotis. Taman laut ini memiliki keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia. Datang ke Bunaken dengan pasangan Anda, lalu temukanlah keindahan bawah air Bunaken.

7. Sampireun Village, Garut, West Java
The villages are located in Ciparay Sampireun, Sukakarya village, Garut, West Java. Sampireun ward offers all simplicity and convenience features you need for your honeymoon. To me, blend of Sundanese natural beauty, music, and cool weather is priceless.  Beautiful scenery and peaceful environment, clean and fresh air that make it the perfect place for honeymoon couples.

Desa-desa yang terletak di Sampireun Ciparay, Desa Sukakarya, Garut, Jawa Barat. Bangsal Sampireun menawarkan semua kesederhanaan dan kemudahan fitur yang Anda butuhkan untuk bulan madu. Bagi saya, perpaduan antara keindahan alam Sunda, musik, dan cuaca dingin yang tak ternilai harganya. Indahnya pemandangan dan lingkungannya yang damai, udara bersih dan segar yang membuat tempat ini sempurna untuk pasangan bulan madu.


8. Belitung Island, Bangka Blitung
Belitung Island’s panorama is dominated by beautiful beaches, clear water and white sand along the coast. Stunning scenery on the island of Belitung, may not be found on other islands; this island is special.

Panorama Pulau Belitung didominasi oleh pantai yang indah, air  yangj ernih dan berpasir putih disepanjang pantai. Pemandangan yang menakjubkan di Pulau Belitung ini,  tidak akan dapat ditemukan di pulau-pulau lainnya; pulau ini begitu spesial.


9. Lesung Cape, Banten
Lesung Cape is located on the west coast of the Sunda Strait, precisely in the village of Tanjung Jaya, Pandeglang, Banten. The resort can be used as an alternative to your honeymoon destination with a beloved spouse. It takes 3-5 hours from the capital city of Jakarta through Pandeglang. The atmosphere here is so charming with its beauty of blue sea and white sand spread out wide. Enjoy Krakatau volcano too, the world’s one and only volcano floating on sea.

Tanjung Lesung terletak di pantai barat Selat Sunda, tepatnya di Desa Tanjung Jaya, Pandeglang, Banten. Resort ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk tujuan bulan madu Anda dengan pasangan tercinta. Dibutuhkan 3-5 jam dari ibu kota Jakarta melalui Pandeglang. Suasana di sini sangat menawan dengan keindahan laut biru dan pasir putih menyebar luas. Bisa menikmati Gunung Krakatau juga, satu-satunya dan hanya satu-satunya didunia gunung berapi yang mengambang di laut.


10. Umang Island, Banten
Umang Island located in Sumur Village, Pandeglang district, Banten. This place is suitable to escape the city noise and enjoy the beautiful honeymoon moments. On this island, there is a resort that is set up with an artistic touch of natural beauty surrounded by mountainous seas added more romance during their honeymoon.

Pulau Umang terletak di Desa Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten. Tempat ini cocok untuk melarikan diri dari kebisingan kota dan menikmati saat-saat bulan madu yang indah. Di pulau ini, ada resort yang telah diatur dengan sentuhan artistik dengan keindahan alam pegunungan yang dikelilingi oleh laut sehingga menambahkan banyak kesan romatis selama bulan madu.

11. Takabonerate Island, South Sulawesi
Takabonerate in Selayar District, South Sulawesi, will be prepared as an international tourist destination trough various events. Takabonerate maritime tourism object is the third most beautiful marine park of the world that has millions of protected marine biota.

Takabonerate di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, akan dipersiapkan sebagai tujuan wisata internasional melalui berbagai acara. Obyek wisata bahari Takabonerate adalah taman laut ketiga yang paling indah di dunia yang memiliki jutaan biota laut yang dilindungi.


JANGAN MERASA PALING HEBAT



Dan janganlah engkau memalingkan wajahmu dari manusia (karena sombong), dan janganlah berjalan dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang angkuh dan menyombongkan diri.” (Luqman: 18)

Suatu hari seorang Profesor menyewa sebuah sampan untuk membuat penelitian di tengah lautan.Pendayung itu merupakan lelaki tua yang sangat pendiam. Profesor sengaja mengupah lelaki tua itu kerana dia tidak mau orang yang menemaninya banyak bertanya tentang apa yang dia lakukan.

Dengan tekun Profesor itu melakukan tugasnya tanpa menghiraukan pendayung sampan. Dia mengambil air laut dan diisi kedalam tabung uji, digoncang-goncang, kemudian mencatat sesuatu di dalam buku catatan dibawanya. Berjam-jam lamanya Profesor itu melakukan uji coba dengan tekun sekali. Pendayung sampan mendongak ke langit, memandang pada awan yang mulai berarak kelabu. Dalam hati dia berkata “Hmm..tak lama hujan lebat akan turun..”

“OK semua sudah siap mari kita balik.” Lantas pendayung itu memutar sampannya dan mulai mendayung ke arah pantai. Dalam perjalanan itu baru Profesor itu membuka mulut menegur pendayung sampan.
“Dah lama kamu mendayung sampan?” Tanya Profesor kepada pendayung sampan. “Hmm..hampir seumur hidupku,” jawab si pendayung ringkas.
“Seumur hidup kamu? Jadi kamu tidak tahu apa-apa selain mendayung sampan?” tanya Profesor itu lagi.
“Ya..”jawab pendayung sampan dengan ringkas.

Profesor belum berpuas hati dengan jawapan pendayung tua itu. “Kamu tahu Geografi?” Si pendayung menggeleng..
“Kalau begitu kamu hilang 25% dari usia hidup kamu.”
“Kamu tahu Biologi?”tanya Profesor itu lagi. Pendayung sampan itu menggeleng lagi.
“Kasihan kamu telah kehilangan 50% dari usia kamu.”

“Kamu tahu Fisika?” Profesor itu masih bertanya. Seperti tadi pendayung sampan itu hanya menggeleng.
“Sungguh kasihan kalau begitu kamu telah kehilangan 75% usia kamu.Malang sungguh nasib kamu semuanya tidak tahu. Seluruh hidup kamu hanya dihabiskan dengan sampan,tak ada gunanya lagi,”
Profesor itu mengejek dan berkata dengan angkuh setelah merasakan dirinya yang terhebat. Pendayung sampan hanya mendiamkan diri.

Selang beberapa minit kemudian hujan turun dengan lebat, tiba-tiba ombak besar datang melanda. Sampan yang mereka naiki terbalik. Profesor dan pendayung sampan terpelanting. Sempat pula pendayung itu bertanya, “Kamu tahu berenang?” Profesor hanya menggeleng.
“Sayang sekali kamu telah kehilangan 100% nyawa kamu.” Kata pendayung itu sambil berenang ke pantai meninggalkan Profesor yang angkuh tadi.

“Barangsiapa yang merasa sombong akan dirinya atau angkuh dalam berjalan, dia akan bertemu dengan Allah SWT dalam keadaan Allah murka terhadapnya.” (HR. Ahmad, dishahihkan oleh Asy- Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Adabul Mufrad no. 427)

Kesombongan bukanlah pada orang yang senang dengan keindahan. Akan tetapi, kesombongan adalah menentang agama Allah dan merendahkan hamba-hamba Allah .

Demikian yang dijelaskan oleh Rasulullah tatkala beliau ditanya oleh ‘Abdullah bin ‘Umar , “Apakah sombong itu bila seseorang memiliki perhiasan yang dikenakannya?” Beliau menjawab, “Tidak.” “Apakah bila seseorang memiliki dua sandal yang bagus dengan tali sandalnya yang bagus?” “Tidak.” “Apakah bila seseorang memiliki binatang tunggangan ( kendaraan ) yang dikendarainya?” “Tidak.” “Apakah bila seseorang memiliki teman-teman yang biasa duduk bersamanya?” “Tidak.” “Wahai Rasulullah, lalu apakah kesombongan itu?” Kemudian beliau menjawab: “Meremehkan kebenaran dan merendahkan manusia.” (HR. Ahmad, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Adabul Mufrad no. 426)

Nurul Qur’ani Fikriyah, http://www.rumah-yatim-indonesia.org

ABADIKAN YANG TERSISA DENGAN SEDEKAH bersama PROGRAM INFAQ KASUR RUMAH YATIM INDONESIA

Rekening PROGRAM INFAQ KASUR ANAK ASUH Rumah Yatim Indonesia :

Bank BCA :
230.38888 96 atas nama Yayasan BANTU (Recomended)
230.0300 807 atas nama Yayasan Husnul Khotimah

Bank MANDIRI :
156.0003296409 atas nama Yayasan Husnul Khotimah

Bank MUAMALAT :
305.00116.15 atas nama Yayasan Husnul Khotimah

Bank BNI :
0184300117 atas nama Muhammad Aly (Ust.Aly/Pimpinan)

Bank BRI :
1169-01-001027-50-5 atas nama Muhammad Aly

Jika Anda Ingin Konfirmasi Silahkan SMS ke 081313999801 / 087885554556 / 088211065485 ( Ust.Aly )
Profil dan Info Program selengkapnya silahkan klik http://www.rumah-yatim-indonesia.org

Monday, April 12, 2010

SURAH AL-INSYIRAH

بسم الله الرحمن الرحيم
94_1
alam nasyrah laka shadraka
[94:1] Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,
94_2
wawadha'naa 'anka wizraka
[94:2] dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,
94_3
alladzii anqadha zhahraka
[94:3] yang memberatkan punggungmu1585?
94_4
warafa'naa laka dzikraka
[94:4] Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu1586,
94_5
fa-inna ma'a al'usri yusraan
[94:5] Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
94_6
inna ma'a al'usri yusraan
[94:6] sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
94_7
fa-idzaa faraghta fainshab
[94:7] Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain1587,
94_8
wa-ilaa rabbika fairghab
[94:8] dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

Mutiara Hikmah Ketika Menghadapi Fitnah

Salah satu kaidah yang wajib diikuti ketika terjadi Fitnah adalah hendaknya anda mempunyai sikap ar-Rifq (lemah lembut), at-Tha’anni (perlahan-lahan) dan al-Hilm (santun), dan janganlah anda tergesa-gesa.
Perkara yang pertama adalah ar-Rifq. Sungguh Nabi bersabda -dalam hadits yang tsabit dari beliau- dalam Ash-Shahih :
“Tidaklah ar-Rifq ada pada sesuatu kecuali akan memperindahnya, dan tidaklah ar-Rifq dicabut dari sesuatu kecuali akan menjelekkannya.”


Maka hendaknya anda mempunyai sikap ar-Rifq dan perlahan-lahan dalam segala urusan dan janganlah menjadi orang yang gampang marah. Janganlah anda menjadi orang yang tidak mempunyai ar-Rifq, karena ar-Rifq selamanya tidak akan membuat anda menyesal. Tidaklah ar-Rifq ada dalam suatu perkara kecuali akan memperindahnya, baik dalam berpikir, bersikap, dalam apa yang akan anda hukumi, dalam apa yang akan anda ambil.
Maka ambillah dengan baik, ambillah dengan (cara) yang baik, dan ambillah sesuatu yang baik! Jauhilah perkara yang buruk, yaitu terlepasnya ar-Rifq dari ucapan atau perbuatan anda dalam segala urusan.

Perkara yang kedua, hendaklah anda mempunyai sikap at-Tha’anni (perlahan-lahan).
At-Tha’anni merupakan sifat yang terpuji, karena Alloh berfirman : “Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.” QS. Al-Israa’ ; 11
Para Ulama berkata : Dalam ayat ini terdapat celaan terhadap manusia yang mana mempunyai sikap tergesa-gesa, karena barangsiapa mempunyai sifat ini maka dia tercela. Oleh karena itu, adalah Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam tidak termasuk orang yang tergesa-gesa.

Perkara yang ketiga ; al-Hilm (santun). Sikap al-Hilm ketika muncul fitnah dan ketika keadaan berubah, adalah sangat terpuji. Dengan al-Hilm akan memungkinkan seseorang untuk melihat segala sesuatu sesuai hakikatnya dan melihat segala urusan sesuai kenyataannya.
Al-Hilm dalam setiap perkara merupakan hal yang terpuji, dimana al-Hilm, al-A’anah dan ar-Rifq menjadikan akal seseorang bisa memperhatikan dengan baik ketika terjadi fitnah. Hal ini menunjukkan baiknya cara seseorang berpikir dan memandang.

Adapun sikap yang mesti dikembangkan seorang muslim dalam menghadapi fitnah antara lain :
Konsentrasi dalam beribadah kepada Alloh merupakan jaminan keselamatan dari Fitnah.
Imam Muslim meriwayatkan dari Ma’qil bin Yasar, bahwasanya Rosulullah bersabda, “Beribadah ketika terjadi anarkhis laksana berhijrah kepadaku.”
Anarkhis disini adalah pembunuhan dan peperangan serta sikap fanatisme, hizbiyyah, dan lainnya. Lafazh Ibadah disini mencakup semua macam ibadah, berupa kejujran, ikhlash, muraqabatullah, taqwa, waro’, sabar, teguh di atas haq, serta disiplin mempelajari ilmu yang bermanfaat dan mengajarkannya. Demikian juga amal sholeh seperti sholat, puasa, akhlaq yang indah.
Andaikan setiap muslim memperhatikan dengan seksama kepada ibadah sebagaimana yang diinginkan oleh Alloh, maka tentu tidak akan tersisa baginya waktu untuk hanyut dalam Fitnah, bertengkar dan berdebat.
Benarlah Nabi bersabda, “Ada dua nikmat yang banyak manusia terkecoh padanya : nikmat kesehatan dan waktu luang.” HR. Bukhari dari Ibnu Abbas.
Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Segeralah beramal (sebelum datangnya) fitnah laksana potongan-potongan malam yang gulita, dimana seseorang pada pagi hari dalam keadaan mukmin lalu sore hari dalam keadaan kafir dan sore hari dalam keadaan mukmin lalu pagi hari dalam keadaan kafir. Dia menjual agamanya dengan sepotong harta dunia.” HR. Muslim dari Abu Hurairah.

Fitnah akan menghancur-leburkan siapa yang mengintip ke dalamnya !!!
Alloh ta’ala berfirman, “Dan peliharalah dirimu dari fitnah yang tidak khusus menimpa orang-orang yang dzalim saja diantara kamu.” QS. Al-Anfal ; 25
Pikirkanlah dengan jernih !!! Bagaimana Alloh memerintahkan kepada kita untuk menghindari semua fitnah! Sedangkan siapa yang tidak tunduk kepada perintah-Nya, maka balasannya sebagaimana yang Dia firmankan : “Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rosul takut akan ditimpa fitnah atau ditimpa adzab yang pedih.” QS. An-Nuur ; 63
Tersebut dalam hadits Abu Hurairah bahwa Rosulullah bersabda, “Akan terjadi Fitnah, seorang yang duduk saat itu lebih baik dari pada yang berdiri…” Muttafaqun’alaih
Betapa banyak kita melihat manusia yang terburu-buru mendatangi Fitnah, sehingga mereka menyimpang dari kebenaran setelah tadinya mereka adalah orang-orang yang jujur yang sulit didapati kebohongannya, setelah tadinya dia adalah seorang penganut Islam yang termulia lalu berubah menjadi pengikut hawa nafsu terbesar, setelah tadinya mereka menjauhkan diri dari menyakiti manusia, memaki dan mencela, lalu berubah masuk membicarakan kehormatan mereka.
Sungguh, banyak orang yang mencintai kebajikan namun telah mengambil sikap terburu-buru, sebagaimana sabda Rosulullah sholallohu ‘alaihi wasallam, “Demi Alloh, Alloh benar-benar akan menyempurnakan urusan ini hingga seorang pengendara berjalan dari Shan’a ke Hadramaut tanpa merasa takut selain kepada Alloh dan serigala yang akan menerkam kambingnya. Akan tetapi kalian kaum yang terburu-buru.” HR. Bukhari dari hadits Khabbab.
Maka takutlah kepada Alloh ! demi urusan agamamu, wahai muslim ! Apabila telah datang Fitnah, maka tahanlah lisanmu, peliharalah keselamatan hatimu, dan sucikan pendengaranmu ! Jangan engkau terjun kedalam perdebatan yang tidak membawa kebaikan. Jangan engkau berbicara mengenai apa yang engkau tidak berilmu tentangnya, serta janganlah engkau sibukkan pendengaranmu untuk mendengarkan semua yang beredar dan dikatakan ! Sehingga engkau akan menjadi tergoncang, bingung dan ragu.
Wallahul Musta’an….

-diringkas dari  buku “Tatkala Fitnah Melanda” karya Syaikh Sholih bin Abdul Aziz dan Syaikh Muhammad bin Abdullah; Penerbit Pustaka Al-Haura’-

Sumber : http://ummfulanah.wordpress.com/

Thursday, April 8, 2010

Tompi - Tak Pernah Setengah Hati

[intro] F Em Am Dm Em F

C CMaj7
Tak pernah setengah hati
C7 F
Ku mencintaimu ku memiliki dirimu
Fm C
Setulus-tulusnya jiwa
D G
Ku serahkan semua hanya untukmu

C CMaj7 C7
Tak pernah aku niati untuk melukaimu
F
Atau meninggalkan dirimu
Fm C D
Sesal ku selalu bila tak sengaja
G
Aku buat kau menangis

[chorus]
C CMaj7
Memiliki mencintai dirimu kasihku
C7 F
Tak akan pernah membuat diriku menyesal
Fm C D G
Sungguh matiku Hidupku kan selalu membutuhkan kamu

C CMaj7
Memiliki mencintai dirimu kasihku
C7 F
Tak akan pernah membuat diriku menyesal
Fm C D G C
Sungguh matiku Hidupku kan selalu membutuhkanmu

[interlude] D G Em A


[chorus:overtone]
D DMaj7
Memiliki mencintai dirimu kasihku
D7 G
Tak akan pernah membuat diriku menyesal
Gm D E A
Sungguh matiku Hidupku kan selalu membutuhkan kamu

D DMaj7
Memiliki mencintai dirimu kasihku
D7 G
Tak akan pernah membuat diriku menyesal
Gm D E A D
Sungguh matiku Hidupku kan selalu membutuhkanmu

“ AKU MAU MATI SAJA....... ! “

Lulus SMA mau lanjut kuliah gak punya duit, putus asa ? Jangan !
Sudah Sarjana cari kerja gak dapet-dapet, putus asa ? Jangan !
Umur sudah kepala tiga mau nikah, gak datang juga tuh jodoh, putus asa ? Jangan !
Baru nikah beberapa bulan, tiap hari ribut terus, putus asa ? Jangan !
Rumah megah, mobil mewah, suami jarang pulang, istri sibuk arisan, anak keluyuran, putus asa ? Jangan !. Pokoknya jangan pernah putus asa apapun masalah kita, Oke !

Sahabat, tidak ada satupun manusia di dunia ini yang tidak diuji oleh Allah SWT dengan masalah, dan ujian itu selalu berbanding lurus dengan kualitas hidup dan Keimanan kita kita. Karena dengan ujian itulah kualitas daya juang kita, keimanan kita dan kesabaran kita akan terukur dan terbukti.

Namun jika ujian benar-benar menerpa kita, jangan coba-coba lari ke tempat yang tidak tepat, lalu kepada siapa kita lari ? ke Dukun/Paranormal ? jangan, ke kuburan atau tempat-tempat yang dikeramatkan ? apalagi disitu juga jangan !, ke Kyai/Ajengan/Syech/Ustadz ? jangan ! atau cari-cari guru spiritual, itu juga gak perlu ! lalu lari kemana ?

” Maka larilah kepada (menaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu ”.( Adz-Dzariat : 50 ).

Jadi yang pertama kali kita harus lari dulu kepada Allah SWT, setelah itu Allah akan kasih petunjuk kepada kita atau mengirim kepada kita seseorang yang dapat membantu menyelesaikan masalah kita, Insya Allah.

” Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? ( Al-Ankabut : 2 )

” Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar ” ( Al-Baqoroh : 155 )

Oleh karena itu jangan pernah berputus asa karena karena PUTUS ASA itu identik KEKAFIRAN.

” Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir". ( Yusuf : 87 )

” Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan Dia, mereka putus asa dari rahmat-Ku, dan mereka itu mendapat azab yang pedih.” (Al-Ankabut :23 )

Seorang pria setengah baya mendatangi seorang guru, “Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yg saya lakukan selalu sial. Saya ingin mati.”

Sang Guru tersenyum, “Oh, kamu sakit.”
“Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.”

“Tidak Guru… Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” Tolak pria itu
“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”
“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”

“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah diminum malam ini, setengah lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.”

Giliran dia menjadi bingung. Setiap Guru yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karen ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.

Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun tersebut. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati… terbebaskan dari segala macam masalah.

Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran masakan Jepang. Sesuatu yg sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget! Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu.” Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!

Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali, “Mas, apa yg terjadi hari ini? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku, mas.”

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya?”
Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.

Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Mas, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini ayah selalu stres karena perilaku kami semua.”

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?

” Ya Tuhan, apakah maut akan datang kepadaku. Tundalah kematian itu ya Tuhan. Aku takut sekali jika aku hrs meninggalkan dunia ini ”.

Ia pun buru-buru mendatangi sang Guru yang telah memberi racun kepadanya. Sesampainya dirumah Guru tersebut, pria itu mengatakan bahwa ia akan membatalkan kematiannya. Karen ia takut sekali jika ia harus kembali kehilangan semua hal yang telah membuat dia menjadi hidup kembali.

Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, sang Guru berkata “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, APABILA KAU HIDUP DALAM KEKINIAN, APABILA KAU HIDUP DENGAN KESADARAN BAHWA MAUT DAPAT MENJEMPUTMU KAPAN SAJA, MAKA KAU AKAN MENIKMATI SETIAP DETIK KEHIDUPANMU.

LEBURKAN EGOMU, KEANGKUHANMU, KESOMBONGANMU. JADILAH LEMBUT, SELEMBUT AIR. DAN MENGALIRLAH BERSAMA SUNGAI KEHIDUPAN. KAU TIDAK AKAN JENUH, TIDAK AKAN BOSAN. KAU AKAN MERASA HIDUP. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan.”

Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Ah, indahnya dunia ini…

“Hiduplah seolah-olah kamu akan mati esok, Belajarlah seolah-olah kamu hidup selamanya”.

Buat yang masih suka menunda-nunda, apakah jadinya kalau besok hari meninggal?
KEMATIAN PASTI AKAN TIBA menjemput setiap kita, Gak usah dicari dan Gak usah diminta, karena tidak ada satupun ujian hidup di Dunia ini yang melebihi kemampuan kita.

Mari kita siapkan bekal yang terbaik untuk hidup di ALAM dengan DIMENSI YANG LEBIH TINGGI dan KEBAHAGIAAN YANG KEKAL dan HAKIKI.

” TIAP-TIAP YANG BERJIWA AKAN MERASAKAN MATI. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. KEHIDUPAN DUNIA ITU TIDAK LAIN HANYALAH KESENANGAN YANG MENIPU “ (Ali Imron :185)

Bagi Sahabat yang ingin menambah bekal di Alam Penantian ikutilah PROGRAM INFAQ KASUR ANAK ASUH, info lengkap silahkan klik http://www.rumah-yatim-indonesia.org

Rekening Rumah Yatim Indonesia :

Bank BCA :
230.38888 96 atas nama Yayasan BANTU (Recomended)
230.0300 807 atas nama Yayasan Husnul Khotimah

Bank MANDIRI :
156.0003296409 atas nama Yayasan Husnul Khotimah

Bank MUAMALAT :
305.00116.15 atas nama Yayasan Husnul Khotimah

Bank BNI :
0184300117 atas nama Muhammad Aly (Ust.Aly/Pimpinan)

Bank BRI :
1169-01-001027-50-5 atas nama Muhammad Aly

Jika Anda Ingin Konfirmasi Silahkan SMS ke 081313999801 / 087885554556 / 088211065485 ( Ust.Aly )

Tuesday, April 6, 2010

Take my hand

Take my hand and hold it tight..
I'll never left you and you know that i won't..

Taruh kepalamu dibahuku atau tidur saja dipangkuanku.. agar kamu tenang agar kamu tidak meragu.

Sunday, April 4, 2010

Jakarta-Merak-Bakauheni

"Ay burung walet" katanya sumringah.
"hmm.." dan akupun tersenyum sambil mengangguk.

Selalu menyenangkan bersamanya, meskipun kami berjalan-jalan tak jelas arah tujuannya. Dirinya selalu diselimuti tawa, dan kehangatan membuatku dimanja.
Selalu tak cukup waktu bersamanya, meskipun sehari 25jam tetap kurang.
Selalu kurasakan merindu, meskipun sudah lama bertemu.

"kau-lah cerita, melegenda sepanjang masa.
kau adalah kata terindah dari cinta.."